Kamis, 01 Maret 2012

INGAT !!!
Segala penjabaran
yang sudah saya
sampaikan disini
harus-lah
berdasarkan
pengalaman
pribadi, jangalah
kita merasa telah
mengetahuinya
hanya karena sudah
membacanya saja.
Lanjutan dari Proses
terjadinya manusia
(2)
44. Saat usia kita
antara 271 hari
hingga 280 hari
namanya (Ö) yaitu
nyawa kita yang
telah lengkap dengan
jasad maka jasad
itulah yang
dinamakan (Ö) yaitu
pen-NYATA-an Zat
oleh Sifat (jasad).
Itulah yang
dinamakan
AZALI.
Saat itu zahirlah ilmu
yakni :
LAILLAHAILLALLAH
wa ilmuka
Ketika itu diri itu dari
ALIF yaitu (Ö) maka
diri kita inilah
disebut alam
SHAGIR
yaitu alam kecil.
Jibril berkata kepada
Rasulullah
bahwasanya alam itu
ada dua yaitu :
- Pertama alam
KABIR yaitu (alam
DUNIA ini)
- Keduanya
alam
SHAGIR yaitu
(alam didalam DIRI
MANUSIA).
Sesungguhnya alam
didalam diri manusia
adalah lebih mulia
dan berkuasa dari
pada alam kabir.
45. Saat usia kita
genap 280 hari kita
dilahirkan dengan
kalimah
FAYAKUN
dan kita
bernama : Ibni
Minasholihin
Kita zahir kedunia
dengan tangisan,
karena kita akan
mencari salah satu
jalan yang akan kita
lalui, sementara jalan
itu ada empat
bagian :
1. Jalan Neraka.
2. Jalan Surga.
3. Jalan Yaumil Mahsyar
4. Jalan Rahmat
Saat didalam
tangisan dinamakan
(Ö)
Sesungguhnya bayi
itu bersih disisi
Tuhannya.
Sebagaimana Sabda
Rasulullah :
Bayi yang dilahirkan
itu suci tidak
bernoda
Ö.
46. Saat bisa ketawa
namanya (Ö)
47. Saat bisa
berjalan namanya (Ö)
48. Saat mulai
berkata-kata
namanya (Ö) = (saat
inilah gengaman
tangan baru terbuka)
49. Saat sudah Akil-
balig namanya
MUHAMMAD yaitu
tanggung jawab
seseorang kepada
tuhanya berawal
pada saat ini dan
segala perintah Allah
adalah wajib
baginya.
Hingga akhirnya :
Allah s.w.t
berfirman :
Tiap-tiap yang
hidup itu akan
merasai mati
Dari padaNya
engkau datang dan
kepadaNya engkau
kembali.
Ketika sudah sampai
waktunya maka
habislah sudah
tanggung jawab
manusia menjaga
Diri rahasia Allah dan
berpindahlah dia
kealam
BARZAH dan
MAHSYAR.
** PENJABARAN ILMU
HAKEKAT USUL DIRI
**
Sesungguhnya DI
daripada ALLAH
menjadi : Urat, Mata
putih, Kulit dan
Roma.
Dan
WADDI daripada
MUHAMMAD
menjadi : Urat,
Daging, Bulu mata.
WANI dari MALAIKAT
menjadi UratÖ
MANI dari BAPAK
menjadi : Darah, Mata
hitam.
MANIKAM dari IBU
jadinya Cahaya mata,
Tulang dan Daging.
Adapun tanda mata
pada diri manusia :
Tanda mata dari
Allah :
Nyawa, Cinta,
Cahaya, Bayang-
bayang.
Tanda mata dari
Muhammad :
Budi, Iman, Tauhid
dan Makrifat.
Tanda mata dari
Malaikat :
Rasa, Penciuman,
Penglihatan, dan
Pendengaran.
Tanda mata dari
bapak :
Urat, Sendi, Tulang
dan Otak.
Tanda mata dari ibu
:
Roma, Kulit, Daging
dan Darah.
Adapun usul
manusia ada lima
perkara :
Pertama -
hati
Kedua -
Pendengaran
Ketiga -
Penglihatan
Keempat -
Penciuman
Kelima -
Berkata-kata
inilah yang
dinamakan hidup.
Manusia itu terdiri
dari :
- Roh,
- Rahasia (Sir
Allah),
- Akal (fikiran)
- dan Nafsu.
Adapun proses
perjalanan manusia
mulai dari
alam
Gaibul Gaib masuk
kedalam alam Gaib
(kandungan bapak)
kemudian masuk
kedalam alam
Kandungan ibu
selama
280 hari (9
bulan 9 hari 9 jam 9
menit 9 detik)
kemudian keluar-lah
kealam Kabir ini
untuk menanggung
Rahasia Allah s.w.t
sebagaimana
amanah yang telah
diterimanya.
Ketika zahir kedunia
menjadi bayi,
manusia menangis
sebanyak dua kali,
yang menandakan :
1. Tangisan pertama
adalah menandakan
hakekat duka cita
karena telah
memikul tanggung
jawab rahasia Diri
Allah yang begitu
berat, karena hal ini
akan membawa
manusia itu kembali
dengan
2 jalan
pilihan yaitu :
- jalan ke-
ridho-an (Surga)
- atau jalan
kemurkaan (Neraka)
.
Oleh karena itu
manusia harus
mempertaruhkan
hidup mereka
kejalan Allah atau
kejalan iblis
dan
sesungguhnya tidak
ada pilihan bagi
mereka kecuali dua
jalan tersebut.
Mereka harus mampu
menempuhnya
dengan penuh
ketabahan dan
kesabaran.
Sesungguhnya jika
dia tidak dilahirkan
kedunia tanpa
berjasad niscaya
tanggung jawab
yang besar ini tidak
harus dipikul
olehnya, dan inilah
beban pertama
sepanjang hayatnya
untuk bisa
dipertanggung
jawabkan oleh
hidupnya.
2. Tangisan yang kedua
adalah
hakekat
gembira karena
telah dilahirkan
kedunia ini, Manusia
adalah khalifah
(Pemerintah) di
muka bumi ini,
mahluk yang paling
mulia di antara
mahluk-mahluk yang
ada dan memikul
suatu tanggung
jawab besar yang
diserahkan oleh Allah
kepadanya,
sedangkan tanggung
jawab ini tidak
sanggup dipikul oleh
makhluk lain seperti
langit, bumi dan
gunung-gunung.
Sesungguhnya 2 hal
yang membuat bayi
itu menangis diatas
karena terkait
dengan dua hal yang
menjadi penyebab
kita hadir di dunia ini
yaitu :
1. Menanggung
Rahasia Allah
2. Menjadi Khalifah di
muka bumi
.
.
Adapun bayi
menangis dengan
menyebutkan huruf
Ì Aaa, Iii, Uuu Ì
adalah :
A = memanggil
saudara kembarnya
datang
I = meminta
tanda mata dari
saudara kembarnya
U = saudara
kembarnya pulang
(gaib)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar